Senin, 12 Desember 2016

Liputan Perdana





Sakrim: Keunggulan Masjid ini Tidak Eklusif dan Tidak Ada Perpecahan
 

Dakwahpos.com, Bandung – Meski perbedaan keyakinan selalu menjadi perbincangan yang tiada hentinya, berbeda dengan masjid yang terletak di komplek Bumi Palasari Raya. Sakrim Miharja, selaku ketua DKM menjelaskan bahwa ketidak eklusifan masjid yang diberi nama Raudhotul Jannah ini, justru dapat mengakses semua komponen masyarakat.
            “Keunggulan Masjid ini tidak eklusif, kalau masjid yang lain kan eklusif, yang NU ya NU, Muhammadiyah ikut Muhammadiyah. Justru di masjid ini, saya bebaskan semuanya, artinya tidak ada perpecahan tidak ada perbedaan, walaupun perbedaan itu jadi hikmah buat saya” Ujar Sakrim. Senin, (3/10/2016).
            Sakrim menegaskan bahwa adanya perbedaan pemahaman diharapkan para jamaahnya mampu menerima kelebihan dan kekurangan pemahaman orang lain. “Apalagi yang tidak qunut masih disebut bid’ah, dan tidak akan masuk syurga. Itu tidak unggul namanya, haruslah kita mau mengakui keunggulan orang lain” Sambung dia.
Meski Ikatan Remaja Masjid ini sudah tidak berjalan, namun dalam berbagai peristiwa, para warga disekitar masjid selalu antusias dalam membantu sesamanya. “Wah hebat sekali para warga itu, selalu spontanitas. Contohnya, kemarin para warga menyumbang ke korban garut, setiap ada bencana kita selalu berpartisipasi”. Ucapnya.
Sakrim merencanakan masjid yang sudah berdiri sejak duabelas tahun lamanya ini, akan diadakannya Koperasi Masjid, dan Baitul Mal yang hasilnya akan digulirkan untuk para pedagang kecil Sesuai kebutuhan. 
Reporter: Natia Istianah, KPI/3C


Lihat lebih banyak liputanku di dakwahpos.com dengan Tags: Natia Istianah 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar