Sabtu, 17 Desember 2016

Review Novel Cinta Suci Zahrana

Identitas Buku
     Judul buku             : Cinta Suci Zahrana
     Penulis                   : Habibburrahman El Shirazy
     Penerbit                 : Ihwan Publishing  House
     Jumlah Halaman     : 284 Halaman
     Cetakan 1              : Mei 2011
     ISBN                     : 978-602-98221-6-8 
     Harga                     : Rp52.500,-
       Novel yang berjudul “Cinta Suci Zahrana” merupakan suatu hasil karya novelis nomor satu di Indonesia Habiburrahman El Shirazy setelah merampungkan novel yang bertajuk Ayat-Ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, dan Bumi Cinta. Melalui Novel ini, Kang Abik menceritakan seorang wanita yang sukses dalam pendidikan dan kariernya namun tidak dalam kehidupannya.
     Dewi Zahrana merupakan seorang gadis yang sukses dalam hal pendidikan. Ia lulusan terbaik di Fakultas Teknik Arsitektur Universitas Gajah Mada(UGM). Telah banyak prestasi yang ia ukir semasa kuliahnya. Dua bulan setelah diwisuda ia mendapat panggilan dari UGM untuk ikut mengajar. Ia ditwari menjadi asisten dosen. Ia segera menghadap Degan Fakultas Teknik. Dari Degan ia mendapat penjelasan bahwa ia akan diproyeksikan menjadi dosen dan akan dikirim ke Belanda untuk mengambil S2. Namun sayang, kedua orangtuanya tidak mengijinkan. Dengan berat hati Zahrana menolak tawaran tersebut karena ia lebih memilih membahagiakan kedua orangtuanya daripada asyik dengan kebahagiaannya sendiri. Karena prestasinya yang luar biasa Zahrana diterima sebagai dosen di Universitas Mangunkarsa.
     Setelah setahun mengajar di Universitas Mangunkarsa, kedua orangtua Zahrana menawari putrinya  menikah dengan anak seorang lurah. Pada saat itu Zahrana  medapat beasiswa dari Dikti untuk melanjutkan kuliah S2 di ITB. Ia memilih melanjutkan kuliahnya. Ia beralasan kepada kedua orangtuanya jika menikah ia khawatir kuliahnya akan terganggu.
     Di sisi lain, Pak Sukarman yang merupakan Dekan di fakultasnya diam-diam menaruh hati kepada Zahrana, ia bermaksud untuk melamarnya. Namun lamarannya ditolak karena perilakunya yang tidak bermoral. Setelah menolak lamaran Pak Karman, Zahrana memutuskan untuk mengundurkan diri dari Universitas Mangunkarsa. Taklama kemudian iapun sering mendapat teror keji yang masuk lewat HP nya.
     . Tak perlu waktu lama bagi Zahrana untuk mendapatkan pekerjaan baru. Ia diterima sebagai tenaga pendidik di STM Al Fatah Demak. Suatu siang ayahnya bertanya, mengapa Ia meninggalkan kampus dan memilih mengajar di STM Al Fatah yang gajinya lebih kecil. Ia menjawab karena ingin mencari ketenangan dan dekat dengan santri, selain itu dengan berada di lingkungan pesantren siapa tahu jodoh yang ia nantikan akan datang. Megingat usianya yang sudah mencapai tiga puluh empat tahun.
     Setelah beberapa lama menunggu, akhirnya orang yang Zahrana nanti-nantikan datang. Ia adalah Rahmad seorang penjual kerupuk yang dahulu menjadi santri di Pondok Pesantren Al Fatah sekaligus oarang yang sangat diandalkan oleh Pak Kyai. Rahmad merupakan seorang duda tak beranak karena istrinya meninggal dunia akibat demam berdarah. Setelah melihat Rahmad, Zahranapun setuju untuk menikah dengannya.
     Rencananya dua minggu setelah lamaran akan dilangsungkan acara pernikahan, namun Allah berkehendak lain. Di malam menjelang akad nikah tepatnya pukul setengah tiga dini hari paman Rahmad mendatangi rumah Zahrana. Beliau mengabarkan bahwa Rahmad telah meninggal dunia karena tertabrak kereta api. Seketika Zahrana pingsan. Semua yang ada di rumah itu terpukul. Pada hari itu bukan upacara pernikahan yang digelar, namun upacara penguburan Rahmad. Di hari yang sama Pak Munajat ayah Zahrana meninggal dunia menyusul calon menantunya.
     Beberapa waktu telah berlalu. Ini adalah penantian yang sangat panjang bagi Zahrana. Ia hampir putus asa karena tidak mendapat jodoh yang sesuai. Hingga suatu ketika, Zahrana mendapatkan cinta sucinya. Seorang pria yang usianya terpaut lima tahun lebih muda darinya. Ia adalah mahasiswa yang dulu pernah Zahrana bimbing dalam mengerjakan skripsinya. Pamuda itu bernama Hasan. Setelah lulus S1 dari Universitas Magunkarsa Hasan memutuskan untuk meninang Zahrana. Zahrana menerima pinangannya. Kemudian malam harinya Hasan melangsungkan acara ijab qobul dengan Zahrana.
      Novel ini bisa dinikmati melalui film juga loh teman-teman!!! Silahkan tonton filmnya disini yooooo...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar